Sunday, 8 March 2015

Berita Gembira Bagi Umat Muslim

Pada hari pertama di bulan Ramadhan 1435H, kebangkitan Khilafah diumumkan oleh juru bicara Daulah Islam, Syeikh Abu Muhammad al‐'Adnani asy‐Syami hafizhahullah. Kabar baik ini diikuti oleh pidato resmi pertama Amirul Mu'minin Abu Bakr al‐Husayni al‐Qurashi al‐Baghdadi –semoga Allah menolongnya‐.

Pengumuman ini membuat jalan‐jalan di Daulah Islam dipenuhi orang‐orang yang menyambut dengan suka cita. Semoga Allah terus mengisi hati Umat Islam dengan berita kemenangan, sehingga membimbing mereka menuju ketaatan kepada Rasulullah Muhammad sallallahu 'alaihi wa sallam menuju Jannah. 

Berikut adalah beberapa kutipan yang paling penting dari dua pidato beliau; Amirul Mu'minin berkata: "Wahai kaum muslimin di mana pun kalian berada, kabar gembira dan harapan baik bagi kalian. Angkatlah kepala kalian tinggi‐tinggi, sejak hari ini – karena karunia Allahkalian memiliki negara dan Khilafah, yang akan mengembalikan martabat kalian, kekuatan, hak, dan kepemimpinan. Ini adalah saat di mana orang Arab dan non‐Arab, orang kulit putih dan kulit hitam, orang timur dan orang Barat semua adalah saudara.

Ini adalah Khilafah yang menyatukan Kaukasus, India, Cina, Syam, Irak, Yaman, Mesir, Maghribi (Afrika Utara), Amerika, Prancis, Jerman, dan Australia. Allah membawa hati mereka semua, lalu mereka menjadi saudara dengan kasih dan karunia‐Nya, mencintai satu sama lain karena Allah, berdiri bersama dalam satu parit, untuk membela dan menjaga satu sama lain, dan saling mengorbankan diri mereka sendiri satu sama lain. Darah mereka bercampur dan menjadi satu, di bawah satu panji dan satu tujuan, dalam satu wadah, menikmati berkah ini, berkah persaudaraan setia.

Jika para raja itu untuk mencicipi berkah ini, pasti mereka rela meninggalkan kerajaan mereka dan
berjuang untuk hal ini. Maka segala puji dan syukur hanyalah milik Allah. "